Showing posts with label Materi. Show all posts
Showing posts with label Materi. Show all posts

Cara Download File Disitus Opick Weblog

0
Cara Download File Disitus Opick Weblog
Cara Download File Disitus Opick Weblog
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh. Kali ini saya akan memberikan tutorial cara mendownload file di situs kesayangan kita semua Opick Weblog. Mungkin ada beberapa file yang sudah tidak bisa didowload karena formatnya sudah mati atau kadaluarsa. Bila ingin file yang Anda download dipulihkan, silahkan hubungi via facebook atau instagram dibawah ini.

Tutorial Download File Cepat dan Mudah

Berikut ini cara download file dari Opick Weblog beserta Passwordnya. Silahkan simak videonya sampai akhir, Terimakasih.
Original post by wajahilmu.blogspot.com (Opick Weblog)

Jawaban UTS Jurnalistik Online

2
CITIZEN JOURNALISM, THE END OF FORTRESS JOURNALISM, JURNALISTIK ONLINE
Author : Muhammad Taufiq Nur
ANALISIS THE END OF FORTRESS JOURNALISM SERTA KAITANNYA DENGAN JURNALISTIK ONLINE

Sebelum membahas kaitan atau hibungan antara The End Of Fortress Journalism dengan Jurnalistik Online, sebaiknya kita ketahui maksudnya terlebih dahulu. The End Of Fortress Journalism dapat diartikan bahwa runtuhnya benteng jurnalisme. Maksudnya adalah hilangnya batasan dari jurnalisme yang di akibatkan oleh banyak faktor seperti, faktor ekonomi dan internet serta beberapa factor yang lain, misalnya kekeuatan pemerintah. Sedangkan Jurnalistik Online sendiri adalah kegiatan jurnalisme yang dilakukan menggunakan media online.

Kaitan antara The End Of Fortress Journalism dengan Jurnalistik Online adalah pengaruh dari media online terhadap hilangnya batasan jurnalisme. Maksudnya adalah media yang semakin berkembang (Internet) menghasilkan jurnalisme baru yang dikenal dengan Jurnalistik Online. Dalam media online sendiri, siapa pun dapat menjadi jurnalis tanpa terkecuali. Namun hal tersebut mengakibatkan hilangnya batasan jurnalistik (kode etik journalis atau kebebasan pers tanpa memperhatikan kode etik). Masyarakat yang dulunya menggunakan media cetak sebagai sumber informasi, kini beralih ke media online. Ini dipengaruhi oleh akses mendapatkan informasi yang lebih cepat. Akan tetapi, berita di media online sangat sulit dikendalikan atau di kontrol, sehingga sering di salah gunakan. Seperti publisitas atau pencitraan tokoh maupun golongan tertentu. Hal tersebut tidak dapat di cegah karena Media Owner atau pemilik media tersebut yang memiliki kuasa penuh atas medianya. Disini lah sering kali dilihat pelanggaran kode etik jurnalis. Jurnalis yang seharusnya memihak kepada masyarakat kini beralih kepada pemilik medianya.

Berita yang ada di media online juga sulit untuk di kendalikan. Karena berita yang di anggap buruk adalah berita yang paling di minati oleh khalayak. Hal tersebut sangat cocok dengan kata sebuah pemeo Inggris “bad news is good news”. 

PENGARUH KONVERGENSI MEDIA TERHADAP CARA KERJA JURNALIS

Konvergensi media adalah pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan kedalam satu titik tujuan. Konvergensi media biasanya merujuk pada perkembangan teknologi komunikasi digital yang dimungkinkan dengan adanya konvergensi jaringan. Perkembangan teknologi yang memudahkan akses mendapatkan informasi menjadi akar dari munculnya konvergensi media. Banyak Media Cetak yang kini telah mengembangkan versi digitalnya. Namun apakah hal tersebut mempengaruhi cara kerja jurnalis?

Dapat dikatakan bahwa jurnalis wajib mengganti cara kerjanya. Karena pada media online dituntut untuk selalu menghadirkan berita yang aktual dalam kurun waktu 24 jam. Tentunya jurnalis di suatu media harus lebih gencar lagi dalam mencari informasi yang bisa di jadikan berita. Dari sisi baiknya, khalayak jadi lebih cepat mendapatkan berita yang di inginkan. Namun di sisi lain, hal tersebut dapat mempengaruhi etos kerja seorang jurnalis. Beberapa jurnalis jadi mencoba menginformasikan apa pun yang di anggap dapat menjadi berita tanpa filter terlebih dahulu.

MANFAAT DARI TRENDING TOPIK TWITTER, FACEBOOK, DAN BERAGAM SUMBER ONLINE LAINNNYA BAGI SEORANG JURNALIS

Sumber online seperti sosial media sangat bermanfaat bagi jurnalis masa kini. Karena trending topik atau hal yang paling sering di bicarakan baik itu, di twitter, facebook, dan sumber online ainnya kini dapat menjadi acuan berita. Manfaat terbesar dari tending topik pada sosial media bagi seorang jurnalis adalah mudahnya menentukan mana yang harus di jadikan berita (mempunyai nilai berita) karena di cari oleh banyak orang.

Topik hangat dalam media online atau jejaring sosial memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi oleh masyarakat. Hal tersebut menjadikannya memiliki faktualitas yang tinggi pula. Oleh karena itu Trending Topik sangat bermanfaat bagi jurnalis dalam menentukan berita mana yang perlu di angkat dan di telusuri lebih jauh kebenarannya.

ANALSIS FENOMENA CITIZEN JOURNALISM SERTA KAITANNYA DENGAN PENDEKATAN MEDIUM IS THE MESSAGE

Fenomena Citizen Journalism atau jurnalisme warga adalah hal yang lumrah saat ini. Setiap orang kini dapat menjadi jurnalis tanpa memandang latar belakangnya. Apa hubungan atau kaitannya dengan Medium Is The Message? Dapat kita ketahui bahwa fenomena Citizen Journalism ini tidak lepas dari pengaruh media online sebagai fasilitator. Mudahnya akses yang dibutuhkan serta tersedianya wadah dalam menampung aspirasi tersebut adalah penyebab munculnya istilah jurnalisme warga.

Media Online adalah medium dan pesannya (message) ialah isi atau efek dari media online itu sendiri. Jadi kaitannya adalah media online sebagai medium memiliki efek terciptanya citizen journalism. 


Penerapan Citizen Journalism Pada Kompasiana

1
Logo Kompasiana
Pada era global sekarang ini, banyak media konvensional yang beralih ke New Media. Salah satu yang media terkenal yang juga mengikuti perkembangan zaman saat ini adalah Kompas. Seperti yang kita ketahui Kompas adalah salah satu media cetak nasional yang telah terbit mulai tanggal 28 Juni 1965 hingga sekarang. Mengikuti perkembangan jaman, Kompas kini memiliki stasiun TV sendiri yang diberi nama Kompas TV. Tidak hanya itu, kini terdapat blog bagi para jurnalis Kompas yang bernama Kompasiana.

Kompasiana yang pada awalnya dibuat untuk para jurnalis Kompas kini bertransformasi menjadi sebuah media warga (citizen media). Media yang dapat menampung semua tulisan warga tersebut menempatkan diri sebagai salah satu media yang tidak hanya diperuntukkan bagi para jurnalis saja. Kini Kompasiana juga menjadi tempat bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk ikut menjadi jurnalis, sehingga disebut jurnalisme warga (citizen journalism).

Fenomena ini menjadikan masyarakat umum sebagai sumber berita sekaligus penulis berita. Mereka dapat dengan leluasa menuliskan kejadian menarik yang terdapat disekeliling mereka untuk diketahui oleh khalayak. Kemudahan mendapatkan informasi terupdate serta informasi yang terbilang cepat kini menjadi hal yang mudah didapatkan. 

Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat kini bisa menjadi jurnalis dengan hanya bermodalkan handphone. Menuliskan kejadian menarik yang di alami atau di lihat kini menjadi trend bagi masyarakat. Namun, apakah etika jurnalis juga diterapkan pada citizen journalism? Banyak pendapat yang mejelaskan hal tersebut, namun fakta yang terdapat dilapangan sering kali berbeda. Masyarakat yang menjadi jurnalis masih menjadi problematika. Pasalnya banyak warga yang kurang mengetahui prihal kode etik jurnalis. Permasalahan yang sering kali muncul adalah penyebutan "jurnalisme" yang ditujukan untuk warga, sementara disisi lain jurnalisme sendiri adalah sebuah profesi yang memerlukan keahlian khusus yang tak mudah didapat dengan instan oleh warga biasa.

Akan tetapi, dilihat dari keuntungan yang didapatkan dari citizen journalism sangat menyudutkan pendapat tersebut. Karena di era new media saat ini, sangat sulit untuk mengontrol opini atau tulisan warga.

Hubungan Antara Pernyataan "Medium Is The Message" dengan Era New Media

3
Medium Is The Message
Ketika berbicara tentang media online pastinya hal tersebut telah mencakupi new media. Melihat perkembangan new media dalam hal ini media online telah berkembang dengan sangat pesat. Informasi dapat diakses lebih mudah dibandingkan jaman dulu. Namun, apakah hal tersebut akan menyebabkan media konvensional seperti koran, majalah dan media cetak lainnya akan kehilangan kepopuleran atau bahkan sampai kehilangan penggunanya dalam kurung waktu beberapa tahun kedepan? Menurut saya hal tersebut bukan tidak mungkin terjadi. Karena seperti yang dikatakan oleh McLuhan dalam bukunya Understanding Media: The Extensions of Man, dikatakan bahwa Medium is The Message.

Dapat dikatakan bahwa pengguna media online telah meningkat dari tahun ke tahun. Contoh kecil saja dapat dilihat dari pengguna sosial media seperti facebook. Di Indonesia sendiri, pengguna facebook termasuk yang terbanyak di dunia. Dikutip dari JagatReview(dot)Com, terdapat lebih dari 64,6 juta warga Indonesia yang menggunakan facebook sebagai sumber informasi terupdate (30/01/15). Maka dari itu, bukan mustahil bahwa new media dapat mengalahkan media konvensional.

Melalui media cetak kita dapat mendapatkan berita yang memungkinkan kita untuk mengetahui informasi terbaru. Tapi jangka waktu terbatas serta banyak terdapat kekurangan bila di bandingkan dengan media online. Pada media cetak kita bisa saja mencari berita yang kita inginkan, misalnya kita menginginkan berita yang berisikan informasi seputar otomotif, kita dapat berlangganan majalah otomotif. Akan tetapi jaman sekarang dapat lebih mudah dengan menggunakan media online. Kita hanya tinggal memasukkan key words tentang apa yang kita cari pada mesin pencari seperti google, yahoo, bing, dan lain-lain, maka akan langsung menampilkan hasil dari key words yang kita tuliskan tadi. Bisa dikatakan jauh lebih mudah bukan?

New media juga dapat merubah kebiasaan seseorang. Dulu ketika waktu makan di restoran pastinya kita akan memilih menu makanan lalu akan memakannya saat makanan tersebut telah disajikan. Sekarang beda lagi, setelah makanan di sajikan biasanya akan difoto terlebih dahulu sebelum dimakan lalu dishare melalui akun sosial media bahwa dia sedang makan makanan tersebut direstoran yang dia tempati sekarang, agar orang lain mengetahuinya. Hal tersebut adalah informasi terupdate yang belum tentu diketahui oleh orang lain. Perubahan kebiasaan dan sikap kita ini merupakan salah satu contoh aplikasi konsep medium is the message yang disinggung di awal post.

Ketika memaparkan konsep ini, McLuhan memiliki artian tersendiri terhadap kata medium dan message. Ketika kita berbicara mengenai konsep medium is the message milik McLuhan, kita tidak berbicara mengenai medium sebagai media pada umumnya seperti TV, radio, koran, dsb. Serta message sebagai konten yang terkandung dalam media. Bagi McLuhan, konsep medium is the message berbicara tentang bagaimana semua karya dan inovasi yang merupakan perpanjangan tangan dari manusia (medium) memengaruhi dan memberi efek kepada masyarakat (message).

Jadi efek yang ditimbulkan oleh medium dalam hal ini media online tentu akan memberikan efek kepada penikmatnya. Namun, hal tersebut juga berlaku terhadap media cetak. Mengapa saya katakan begitu? karena koran, majalah dan media cetak lainnya juga memiliki peranan terhadap gaya hidup dan pola pikir masyarakat. Pikirkanah ketika dahulu mesin cetak belum ada, bagaimana masyarakat memperoleh informasi dan sekarang internet telah ada cara memperoleh informasi juga sudah lebih mudah didapatkan. Jadi bukan tidak mungkin bahwa peralihan media dapat terjadi karena adanya pengaruh teknologi. Namun, saya katakan bahwa teknologi tersebut juga merupakan message atau pesan itu sendiri. Karena dapat memberikan pengaruh atau efek terhadap masyarakat.

Intinya, dalam beberapa tahun kedepan mungkin akses untuk mendapatkan informasi akan lebih canggih dan mudah, namun media mana yang memberikan efek atau pengaruh lebih besar pastinya akan terus digunakan dan dipertahankan tergantung dari kebutuhan penggunanya.



Definisi Public Relations Dan Fungsinya Terlengkap

13
Definisi Public Relations
Definisi Public Relations Dan Fungsinya Terlengkap
Definisi Public Relations
1. Secara Umum
Public Relations adalah proses komunikasi dua arah yang bertujuan untuk mencapai opini publik sesuai dengan keinginan perusahaan/organisasi, terciptanya kepercayaan di masyarakat, adanya saling pengertian antara perusahaan/organisasi dengan publiknya, menumbuhkan citra positif di masyarakat, menciptakan partisipasi publik, dan lain-lain.

Keterangan
a. Opini publik sangat bergantung dari fungsi public relations, bagaimana seorang praktisi public relations (PR) membuat strategi dengan tujuan mempengaruhi atau mempersuasif publiknya agar sesuai dengan keinginan perusahaan/organisasi yang bersangkutan. Dalam melakukan hal tersebut, praktisi PR harus membuat planning dengan maksud tersebut. Anda dapat mempelajari bagaimana seorang praktisi PR membuat strategi disini.

b. Salah satu fungsi public relations adalah menciptakan kepercayaan publik terhadap organisasi/perusahaan. Perlu anda ketahui bahwa publik dan masyarakat itu berbeda. Masyarakat adalah semua orang yang ada dalam suatu wilayah atau negara, sedangkan publik adalah sekelompok orang dengan kebutuhan yang sama. 
Masyarakat dan Publik
Contohnya : Perusahaan obat-obatan, publiknya adalah orang-orang yang membutuhkan obat atau rumah sakit. Perusahaan obat-obatan tersebut harus bisa menciptakan kepercayaan terhadap rumah sakit agar mereka hanya mengambil obat dari perusahaan tersebut. Perusahaan obat sebagai distributor membangun ikatan kepercayaan tersebut dari strategi PR yang dibuat sebelumnya. 

c. Praktisi PR juga harus mampu menumbuhkan citra positif dalam rangka mencapai kepercayaan publiknya. 
Contohnya : Seorang calon presiden yang mengadakan kampanye agar dipilih saat pemilu. Calon presiden tersebut harus memiliki In-house PR sendiri dalam organisasinya atau menyewa konsultan PR untuk membuat strategi dalam rangka menciptakan citra positif.

d. Public Relations jaman dulu dapat dikatakan komunikasi searah yang hanya terus mempersuasif publiknya tanpa mengetahui keinginan publiknya. Namun, setelah perkembangan jaman public relations tidak lagi melakukan praktek komunikasi searah, namun sekarang menjadi komunikasi dua arah antara perusahaan dan publiknya. Hal tersebut dapat dilakukan karena adanya perkembangan teknologi IT sehingga media online menjadi wadah yang sangat bagus dalam mencapai komunikasi dua arah. Baca Kampanye Public Relations melalui media online disini

e. Setelah anda membaca semua keterangan diatas, dapat disimpulkan bahwa dalam melakukan fungsi PR dibutuhkan strategi namun sebelumnya seorang praktisi PR harus menentukan objektive dari strateginya terlebih dahulu. Bagaimana praktisi public relations menentukan objective, baca disini.

2. Secara Khusus
Public relation adalah fungsi khusus manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi bersama, pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik, melibatkan masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon opini publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara yang layak dalam komunikasi sebagai alat utama (Maria, 2002). Dalam buku dasar-dasarpublic relation (Wilcox dan Cameron,2006,p.5) juga mengatakan bahwa 
Membangun Kerjasama
“public relations is a management function, of a continuing and planned character, through which public and privateorganizations and institutions seek to win and retain the understanding, sympathy, and support of those with whom there are or maybe concerned by evaluating public opinion about themselves, in order to correlate, as far as possible their own policies and procedures, to achieve by planned and widespread information more productive corporation and more efficient fulfillment of their common interests”, yang artinya public relations merupakan fungsi manajemen dari sikap budi yang direncanakan dan dijalankan secara berkesinambungan oleh organisasi atau lembaga umum dan swasta untuk memperoleh dan membina saling pengertian, simpati dan dukungan dari mereka yang mempunyai hubungan atau kaitan, dengan cara mengevaluasi opini publik mengenai organisasi atau lembaga tersebut, dalam rangka mencapai kerjasama yang lebih produktif, dan untuk memenuhi kepentingan bersama yang lebih efisien, dengan kegiatan penerangan yang terencana dan tersebar luas.

Public Relations Menurut Para Ahli
Definisi lainnya masih menyebutkan bahwa PR adalah sebuah fungsi manajemen, seperti yang disebutkan oleh Cutlip, Center, & Brown :
PR adalah fungsi manajemen secara khusus yang mendukung terbentuknya saling pengertian dalam komunikasi, pemahaman, penerimaan dan kerja sama antara organisasi dengan publiknya, (Cutlip, Center & Brown, II000:4)

Beberapa tokoh dalam dunia komunikasi memberikan batasan-batasan atau definisi tersendiri tentang PR antara lain yaitu:John E. Marston (Modern Public Relation, 1979): “Public Relations is planned, persuasive coomunication designed to influence significant public”

Robert T. Relly (The Action of Public Relation, 1981):Public Relations Practice is the art and social science of analyzing trends, predicting their consequences, counseling organizations leaders, and implementing planned program of action which serve both the organization’s and the public interest.IPRA, “Public Relations merupakan suatu kegiatan yang bertujuan memperoleh good will, saling pengertian, citra baik dari masyarakat.”

J.C. Seidel, Public Relations Director Of Housing, State of New York (dalam Saoemirat dan Ardianto, II00II : 1II), yang berbunyi :Public Relations adalah proses yang terus menerus dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill dan pengertian dari para pelanggannya, para pekerjanya, dan masyarakat luas, ke dalam dengan mengadakan analisis dan perbaikan-perbaikan terhadap diri sendiri, ke luar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan”.

Sukatendel (1990) dalam Ardianto (II004):“Suatu metode komunikasi untuk penciptaan citra positif dari mitra institusi atas dasar kesadaran untuk menghormati kepentingan bersama.”

Sekian definisi public relations kali ini, semoga anda menjadi lebih mengeri tentang public relations. Silahkan mengisi kolom komentar dibawah bila ingin menyampaikan komentar, kritik, saran atau pertanyaan. Terima kasih telah membaca di Opick Weblog

Download Artikel ini gratis sekarang juga!

Download

If Need Password : Opick Weblog

Kode Etik Periklanan di Indonesia

5
Kode Etik Periklanan
Kode Etik Periklanan di Indonesia
Iklan adalah salah satu sarana promosi yang melekat dalam hidup kita. Setiap hari kita sering melihat iklan, baik saat menonton televisi, mendengarkan radio, membaca koran, atau browsing internet. Namun, sebagai pengiklan atau pun konsumen iklan, apakah kita telah mengetahui kode etik periklanan yang seharusnya diterapkan di Indonesia ?


Tentu sebagai warga indonesia yang cerdas, kita harus mengetahui mana iklan yang melanggar kode etik periklanan dan mana yang tidak, agar kita dapat memilih iklan yang baik untuk dilihat ataupun didengar. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya ingin memaparkan ulasan mengenai Kode Etik Periklanan di Indonesia menurut EPI (Etika Pariwara Indonesia). Saya juga menyertakan kode etik persaingan iklan yang seharusnya diterapkan serta beberapa contoh iklan yang melanggar kode etik. 
Lihat Preview dibawah ini
Kode Etik Periklanan
Kode Etik Periklanan
Kode Etik Periklanan
Untuk lebih jelasnya silahkan download full filenya, terima kasih.


If Need Password : Opickjhe74
Key Words: Kode Etik Periklanan di Indonesia , Kode Etik Persaingan Periklan , Contoh Iklan yang Melanggar Kode Etik Periklanan